Selasa, 28 Mei 2013

Bunga bakung

Bunga bakung di taman, diberi keindahan, terlebih diriku dikasihi Tuhan... 
ya seperti itulah lagu anak2 bunga bakung :)) 
 
Akhirnya setelah dewasa saya tau juga wujud dari bunga bakung (noraknya saya :| ), karena waktu kecil saya pikir bunga bakung itu bunga warna warni yg mengeluarkan bau telek, atau sering disebeut bunga telekan wahahahaha LOL :D..
 Pada kesempatan kali ini saya akan mempublikasikan foto bunga bakung yang di ambil sewaktu di israel pada tanggal 6 april 2013 yang lalu.. dan inilah bunga bakung berwarna merah yang saya ambil gambarnya hehehe :)






Cangkang Telur

Telur, telur itu bulat tp condong elips ya (ya iyalah anak kecil juga tau wkwk).. berbicara tentang telur, saya bersama teman2 pernah menggunakan kulit telur untuk lomba acara paskahan.. haha agak aneh cih wkt mencetuskan ide itu.. tp unik juga...
1. Menyiapkan Karton, lem kertas, gunting, tak lupa cangkang telurnya.
2. Cangkang telur direndam dengan air, tiriskan, dijemur.
3. Membuat pola yaitu gambar salib dari karton.
4. Pola diberi lem,
5. Ditaburi cangkang telur.
Dan inilah hasilnya yeay.. * Prok prok prok*





Bisa juga dibentuk love, tergantung kita mau bentuk apa aja bisa :))


Rabu, 18 Januari 2012

Sinopsis Miss Ripley



Wuah di film ini da salah satu personil JYJ yaitu oppa Yoochun.. xixi ^^.. awalnya denger lagunya oppa yang judulnya The Empty Space For You, gak tau nya ini Ost Miss Ripley.. ya udin besok nya langsung berburu film ini, begitu dapet ditonton na lama bgt 2bulan kemudian (Des.2011), kalo dvd ini serupa makanan udh jamuran nih!? Dalam tempo 1 hari 1 malam nonton ni film (karena nonton nya pas hari libur n gk da krjaan yg genting )

Cerita ini bercerita tentang Jang Mi Ri yang semasa kecilnya ditinggal oleh ibunya karena faktor ekonomi, kemudian tak lama dia harus di tinggal oleh ayahnya untuk selama-lamanya. Dan saat itu Jang Mi Ri berada dipanti asuhan, dia merasa bukan anak yatim-piatu karena ibunya masih hidup. Disinilah awal Jang Mi Ri bertemu Na Hee Jo (teman terdekatnya). Suatu ketika saat Na Hee Jo mau diadopsi oleh oeang jepang, karena mereka tak ingin berpisah maka Na Hee Jo disembunyikan oleh Jang Mi Ri disuatu tempat dan bukan Na Hee Jo yang diadopsi malah Jang Mi Ri. Akhirnya Jang Mi Ri  di bawa ke jepang dan sejak kecil ia harus bekerja untuk ortu angkatnya. ketika dewasa ia bekerja sebagai  hostes bar demi membayar hutang2 ortu angkatnya. Akhirnya dia bisa keluar dari jepang dan hijrah ke korea untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Namun karena pendidikan Jang Mi Ri yang kurang baik maka dia kesulitan untukmencari pekerjaan.






Song Yoo Hyeon/Yukata merupakan pengusaha muda yang Blasteran Jepang-Korea. Ibunya telah meninggal, tapi dia punya ibu tiri, sejak punya ibu tiri dia gk pernah marah2/jahat sama ibu tirinya (pertnghn menuju akhir episode film ini ketahuan deh siapa sosok ibu tirinya.. hiks nagis tiba2 pas nonton). Setiba dari jepang Song Yoo Hyeon langsung tingal di asrama (tp kaya kostn gt?) sama temannya. Disinilah dia bertemu Jang Mi Ri. Sejak pertama kali bertemu dia langsung jatuh hati sama Jang Mi Ri. Song Yoo Hyeon merupakan sosok yang ramah, romantis (bikin cewek2 klepek2 kaya ikan terdampar di daratan haha^^)



Myeong Hoon merupakan pengusaha, bisa jadi pengusaha juga ternyata dari pihak sang istri. Bapak ini ternyata pekerjaan sebelumnya adalah dokter (di pertengahan episode aka nada flash back ttg bapak ini). Dan Myeong Hoon saat itu sedang pusing mencari karyawan yang bisa berbahasa jepang. Saat itu ia menabrak Jang Mi Ri (jang mi ri lgsg ngomel2 pake dialek jepang gitu sih) jadi si bapak ini lgsg aja nawarin kerjaan sama Jang Mi Ri, tapi Jang Mi Ri bilang kalo dia gk bisa kerja di korea karena masa berlaku visa nya akan habis, tapi itu semua bukan masalah buat bapak Myeong…



Ketika Jung Mi Ri sudah bekerja sama bapak Myeong tiba2 dia berbohong kalau dia lulusan universitas jepang. Dari sini kebohongan Jung Mi Ri dimulai. Akhirnya dia bersikeras untuk buat ijasah palsu dengan memakai ijasah sahabatnya Na Hee Jo (di korea ketemu lagi mereka). Akhirnya Jang Mi Ri bisa hidup bahagia semuanya bisa dia raih, termasuk  Song Yoo Hyeon yang akhirnya menjadi pacarnya (ugh iri bgt liat kebersamaan mereka, Oppa Yoochun romantic bgt sih L ). Diwaktu yang bersamaan Jung Mi Ri juga berpacaran sama Myeong Hoon. (gile aktingnya Lee Dang Hee bener2 keren jadi cewek culas.. LOL). menjelang akhir episode rahasia Jung Mi Ri pun akan terbongkar, begitu juga kedok ibu kandung Jung Mi RI (Habisnya bo’ong mulu sih…) huhu disini salut sama aktingnya oppa Micky Yoochun.. keren mana oppa baru 2 kali berakting, di film ini dan Sungkyunkwan Scandal^^



Sumber:Google (Thank you atas fto2 nya film ini)

Selasa, 17 Januari 2012

Sinopsis Lie To Me


Ini salah satu film kocak yang pernah ane tonton, Lie To Me total episode ada 16.
Berikut nama pemain dan cerita nya ^^



Yoon Eun Hae Sebagai Gong Ah Jung

Gong ah jung merupakan cewek yang tomboy, konyol, dimana dia dibesarkan seorang diri oleh ayahnya yang berprofesi sebagai dosen. Sewaktu kuliah dia suka sama seorang cowok yang bernama Chun Jae Bum, nah sayang nya cowok itu malah suka sama temen na Gong ah jung yang bernama Yo So Ran, alhasil temen nya langeng sampai menikah (cinta pertama pun direbut). Ketika umur Gong ah jung 30 tahun yang juga bekerja di departemen kebudayaan dan olah raga (PNS) ini tiba-tiba dia berbohong sama temen2 nya kalau dia sudah menikah.. ini demi reputasinya  (Berbohong dari yg kecil akhr na bo’ong terus deh,, tapi diakhir nya gak bo'ong lagi kog hehe..)


Kang Ji Hwan Sebagai Hyun Ki Joon

Hyun Ki Joon merupakan pengusaha kaya pemilik world hotel. Kedua orang tuanya sudahlama meninggal sejak iya dan adiknya masih kecil. Dia tumbuh menjadi pria dewasa yang percaya diri dan sempurna (detail bgt ngurus hotelnya). Hyun Ki joon lah yang membantu Gong Ah jung menutupi kebohongan jika mereka sudah menikah.

Sung Joon Sebagai Hyun Sang Hee
Hyun Sang Hee, merupakan adik kandung Hyun Ki joon. Sejak pertama kali bertemu dengan Ah Jung dia sudah seneng, dan dia juga yang membantu pernikahan palsu Ah jung dan kakaknya.dari hal terkecil sampai pualing gawat darurat.. hehe^^


 Jo Yoon He Sebagai Oh Yoon Joo

Oh Yoon Joo,, Merupakan teman Hyun Sang Hee, dan mantan tunangan na si Hyun Ki Joon. Tinggal di paris dan setelah 3 tahun cewek ini kembali ke korea.


Awal mulanya Gong Ah jung sedang sial dengan pekerjaan nya, mana kena sengat tawon lagi, dan di marahin sama bos nya.. alhasil dia ke klub dan mabuk di tempat itu, trus dia ketemu Hyun Sang Hee. Disini si Sang hee ngremehin Ah jung karena mbuat surat permohonan maaf pakai tisu, karena si Sang Hee iseng maka surat Ah jung di ambil dan di bawa lari deh.. 


Sayang bgt Sang Hee gak kekejer dan Ah jung ketemu Ki joon diluar klub dan tiba2 si Ah jung sekarat gitu? Untung aja di tolongin sama Ki joon sampai di bawa ke rumah sakit.


 Beberapa hari kemudian Ah jung mau mengembalikan uang Ki Joon, tapi Ki Joon nya lagi ada tamu wanita, dan Ah jung mencoba berada didekat Ki joon sambil nguping.. karena keseimbangan si Ah Jung, maka cewek ini jatuh dan gak sengaja nuangin jus tomat ke sweaternya sendiri. Dan Ki joon melihat, dan langsung di bantunya untuk ke kamar hotel buat di gantiin baju nya yang blepotan jus itu. Nah dari sinilah santer kabar Ah Jung sudah menikah makin santer terdengar karena ada teman nya Ah jung yang bilang kalau Ah Jung sudah menikah dengan pengusaha kaya (haha cumin gara2 liat Ah jung di gendong Ki Joon :D ) 


Namanya Gosip, digosok makin sip, si Ki joon pun terganggu dengan berita bahwa dia telah menikah diam2, dan mencoba menyelidiki apa maunya Ah Jung, dan Ki joon pun terbawa oleh situasi yang genting ini haha :p cerita ini bener2 menghibur deh...







 


Oh ya  Ini ada beberapa lagu Soundtrac nya film Lie To Me (yang saya ingat hehe :D) 
1.        1. Hee Young – Are You Still Waiting
2.         2. As One – Lovin Ice Cream
3.         3. Kim Hyung Jun – Midnight Passes
4.         4. Aqualung – Easier To Lie
5.         5. Kim Yeon Woo – You Are My Love
6.        6. Mblaq – I Belong To You
7.        7. M to M – Really Wanna Say Hello
8.        8. Ost. Lie To Me – Shameless Lie



Sumber:: Google



Senin, 16 Januari 2012

Sinopsis Flower Boy Ramyun Shop


 Judul : Flower Boy Ramyun Shop
Genre : Komedi romatis
Episode : 16
Sutradara : Jung Jung Hwa
Penulis Script : Yoon Nang Jong.





Film ini, film favorit ane gan, karena ada jung il woo (bagi yang suka nonton 49days pasti langsung tau deh xixi J) kocak film ini..
Berikut pemain Flower Boy Ramyun Shop




 Lee Chung ah sebagai Yang Eun Bi



Jung il woo sebagai Cha Chi Soo

 
Lee Ki woo sebagai Choi Kang Hyeok
 Pemain pendukung film ini :)
Cha Ok-Gyun Sebagai Ayah Cha Chi Soo

Yang Chul-Dong Sebagai Ayah Yang Eun Bi

Kim Ba Wool Sebagai Murid, sekaligus rekan kerja Eun Bi, dan Kang Hyeok di toko ramen mereka,
juga rival Cha Chi Soo

Woo Hyun-Woo Sebagai Murid, sekaligus rekan kerja Eun Bi, dan Kang Hyeok di toko ramen mereka, Teman dan rekan kerjanya Cha Chi Soo dan Kim Ba Wool.

Yoon So-Yi sebagai Pacarnya Kim Ba Wool (tetapi suka sama Cha Chi Soo), pinter nari balet juga..

Kang Dong-Joo sebagai teman nya Yang Eun Bi

Coach Seo Sebagai Pelatih olah raga (pacar nya kang dong-joo)





Akan dibahas sedikit tentang cerita film ini::

Awalnya Cha Chi Soo datang dari amerika naik pesawat. Disini aja dia udh ngombal sama penumpang di sebelahya gitu? Cowok tampan yang masih abg ini mampu memikat para wanita hanya dengan sekali tatapan mautnya dan senyum rayuan mautnya. Dia anak dari konglomerat grup Cha Sung.  dia juga memiliki sifat yang egois, sombong, juga agak konyol :p



Dan alasan Cha Chi Soo hidup di amrik tuh ternyata gak mau jadi wamil (haha, pdhl pnddk korea yg laki2 hrus wajib wamil)  Trus pas sampai korea gak sengaja Cha Chi Soo bertemu dengan Yang Eun Bi.. (kesalahpahaman pun terjadi sejak saat ini)



Eun Bi merupakan putri tunggal pemilik ramen shop, dan juga mahasiswa perguruan tinggi yang sedang berusaha untuk menjadi guru sekolah menengah dengan mengikuti ujian pegawai negeri. Sempat patah hati dengan pacar pertamanya yang amat sangat dicintainya, merasa selalu mendengar lonceng ketika dia dekat dengan cowok yang membuat hatinya berdebar-debar salah satunya Cha Chi Soo. 



Gadis yang penuh optimis yang tak segan-segan mengajak Cha Chi Soo berkencan, namun langsung pupus ketika tahu perbedaan umur mereka. Dan Eun Bi sangat terpesona dengan Cha Chi Soo (Jung il woo), dan adanya kesalah pahaman diantara mereka, Eun Bi fikir Chi Soo ini anak kuliahan juga (Perfect sih, dewasa) dan tak disangka dan diduga kalau Chi Soo ini pelajar dimana Eun Bi akan mengajar (Habis il woo gak bawa tas ke sekolah sih). 




Semenjak ayahnya Eun Bi tiada Choi Kang Hyuk diberikan kedai ramen oleh ayah Eun Bi, kedekatannya dengan ayah Eun Bi membuat ayah Eun Bi berusaha menjodohkan mereka. Ayah Eun Bi berwasiat pada Kang Hyuk untuk menjaga Eun Bi dan mengambil alih kedai ramyun. Oleh sebab itu, setelah kepergian ayah Eun Bi. Kang Hyuk menganggap Eun Bi adalah istrinya. Bersama Cha Chi Soo, Yang Eun Bi dan Choi Kang Hyuk mereka bertiga menjalankan kedai ramen. Nah dari sini terlihat jelas ada cinta segi tiga ala korea xixi..
Kang Hyuk disini suka bgt tidur dimana2.. heran wkwk :) 


## selain adanya cinta segi tiga antara Cha Chi Soo - Yang Eun Bi -  Choi Kang Hyuk ternyata, pacarnya kim ba wool (Yoon so-yi) juga suka sama Cha Chi Soo.. dan ba wool pun sebel dengan Chi Soo..













Sumber:: Google

Tentang Gedung Sate Bandung

GEDUNG SATE

Gedung Sate saat ini berfungsi sebagai Kantor Gubernur Kepala Daerah Propinsi Jawa Barat yang berlokasi di Jl. Diponegoro No.22 Bandung. Sayap Timur Gedung Sate sekarang ditempati oleh Kantor Pusat Pos dan Giro yang pada tempo dulu disebut PTT. Sedangkan bangunan tambahan pada sayap Barat, merupakan Gedung DPRD Propinsi Jawa Barat.

Gedung Sate pada Zaman Kolonial Belanda dikenal dengan nama bangunan Gouvernements Bedrijven disingkat “GB” atau Pusat Instansi Pemerintahan. Awal bangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada tanggal 27 Juli 1920, oleh Nona Johanna Catherina Coops putri sulung Walikota Bandung B. Coops yang didampingi Nona Petronella Roeslofsen yang mewakili Gubernur Jenderal di Batavia. Pada awal tahun 1924 Gedung Hoofdbureau PTT rampung dikerjakan, disusul dengan selesai dibangunnya Induk Gedung Sate dan Perpustakaan Tehnik yang paling lengkap di Asia Tenggara, pada bulan September 1942.

Gedung Sate dirancang oleh arsitek Belanda Ir. J. Gerber dari Jawatan Gedung-gedung Negara (landsgebouwendients), dibantu oleh sebuah tim yang terdiri dari: Kol. Genie (Purn.) V.L. Slor dari Genie Militair, Ir. E.H. De Roo dan Ir. G. Hendriks yang mewakili Burgerlijke Openbare Werken (B.O.W) atau DPU sekarang dan Gemeentelijk Bouwbedriff (Perusahaan bangunan Kotapraja) Bandung. Langgam arsitektur Gedung Sate terinspirasi gaya bangunan Italia di Zaman Renaissance. Dan sebagaimana umumnya bangunan resmi yang didirikan oleh BOW, selain mengungkapkan kesan anggun, indah, megah, dan monumental, penantaan bangunan pada umumnya berbentuk simetris. Selain itu juga adanya pemakaian elemen lengkungan yang ritmis, berulang-ulang (repetisi) sehingga menciptakan “irama arsitektur” yang menyenangkan, indah dan unik.
Pada dinding fasade depan Gedung Sate terdapat ornamen berciri tradisional, seperti pada bangunan candi-candi Hindu. Sedangkan ditengah-tengah bangunan induk Gedung Sate, tegak berdiri menara dengan atap bersusun atau yang disebut “tumpang” seperti Meru di Bali atau atap Pagoda. Bagian atasnya yang menjulang menyerupai tusukan sate, karenanya secara popular rakyat memberi nama gedung itu “Gedung Sate”.

Bangunan menjadi unik bentuknya, karena merupakan perpaduan dengan gaya arsitektur Barat. Perpaduan gaya Timur dan Barat itu merupakan eksperimen dari pencarian sebuah bentuk identitas Arsitektur Tradisional Indonesia dengan kemahiran konstruksi Barat. Hal ini dapat dilihat pada bangunan Gedung Sate atau bangunan induk Kampus ITB, yang sering disebut sebagai Indo Europeeschen Architectuur Stijl atau Gaya Arsitektur Indonesia Eropa.


Maestro Arsitek dari Negeri Belanda Dr. Hendrik Petrus Berlage dalam kunjungannya ke Kota Bandung pada bulan April 1923, sempat menyatakan bahwa bangunan Gedung Sate beserta rancangan kompleks Pusat Perkantoran Instansi Pemerintahan Sipil Hindia Belanda di Bandung itu merupakan sebuah karya besar. Gedung Sate pada hakekatnya cuma merupakan bagian kecil atau sekita 5% dari “Kompleks Pusat Perkantoran Insatansi Pemerintah Sipil” Hindia Belanda yang menempati lahan Bandung Utara seluas 27.000 meter persegi yang disediakan oleh Gemeente Van Bandoeng lewat Raadbesluit yang disahkan pada tanggal 18 Desember 1929.


Pembangunan Gedung Sate erat kaitannya dengan rencan Pemerintah Kolonial Belanda di Zaman Gubernur Jenderal J.P. Van Limburg Stirum yang memerintah antara Tahun 1916-1921 untuk melaksanakan usul H.F. Tillema pada Tahun 1916, seorang ahli Kesehatan Lingkungan dari Semarang, agar Ibukota Nusantara dalam hal ini Hindia Belanda dipindahkan dari Batavia atau Jakarta sekarang ke Kota Bandung.

Sejumlah Instansi atau departemen pemerintahan, dipindahkan dari Batavia, yang akan mendirikan gedung perkantorannya di sekitar Gedung Sate. Diantaranya Departement Verkeeren en Waterstaat (Departemen Lalu Lintas dan Pengairan) atau DPU sekarang, Hoofdbureau PTT (Kantor Pusat PTT), Departement van Onderwijs en Eeredients (Departemen Pendidikan dan Pengajaran), Departement van Financien (Departement Keuangan), Departement van Binnenlandsch Bestuur (Departemen Dalam Negeri), Departement van Economische Zaken (Departemen Perekonomian), Hoge Raad (Mahkamah Agung), Volksraan (Dewan Rakyat), Centraall Regeering (Pusat pemerintahan), Algemeene Secretarie (Sekretariat Umum), Paleis van Gouverneur General (Istana Gubernur Jenderal), Balai Negara, Pusat Laboratorium Geologi.

Akibat terjadinya resesi ekonomi (malaise) di tahun 1930-an, akhirnya rencana pemindahan ibukota negara beserta bangunan-banguan pemerintah pusat dari Batavia ke Bandung tidak dilanjutkan. Sedangkan bangunan-bangunan yang sempat dirampungkan diantaranya Gedung Departement Verkeer en Waterstaat (Gedung Sate), Hoofdbureau PTT (Kantor Pusat Pos dan Giro), Laboratorium dan Museum Geologi, serta bangunan Pensioen Fonds (Dana Pensiun) yang kini menjadi Gedung Dwi Warna.

Dalam masa perang kemerdekaan Gedung Sate memiliki nilai histories. Pada tanggal 3 Desember 1945, tujuh orang pemuda pejuang yang mempertahankan bangunan tersebut gugur melawan Pasukan Ghurka yang datang menyerang. Kini sebuah monumen peringatan bagi pahlawan yang gugur itu, berdiri tegak di depan Gedung sate. Sejak tahun 1977, sebuah bangunan besar dengan kontekstual yang serasi, tegak menyesuaikan bentuk terhadap langgam arsitektur banguanan Gedung sate, rancangan arsitek Ir. Sudibyo, yang kini berfungsi menjadi gedung DPRD Propinsi Jawa Barat. 

(sumber:: www.arsitekturindis.com)



Di depan daerah gedung sate juga terdapat pasar gasibu.. (tinggal melangkah maju saja)
Pasar Gasibu yang diklaim sebagai pasar kaget yang terbesar di Bandung ini, hanya ada pada hari Minggu mulai pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 12.00 siang. jualan nya juga lumayan murah-meriah.. biasanya orang2 habis olahraga atau sekedar jalan2 banyak yang mampir ke area ini :D


Rute angkot kalau mau ke gedung sate dari ledeng gampang sekali.. tinggal naik angkot Ledeng-Cahem saja.. ^^


Sabtu, 08 Oktober 2011

Sekilas info BALITSA

Ini merupakan sejarah singkat mengenai Balai Penelitian Tanaman Sayuran di Lembang Bandung. semoga tulisan ini bisa dibaca dan syukur2 bermanfaan bagi yang baca :)  


Sejarah BALITSA
Balai Penelitian Tanaman Sayuran atau lebih dikenal dengan sebutan Balitsa, merupakan salah satu lembaga pemerintah dan unit pelaksana teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang berada dibawah serta bertanggung jawab langsung kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian Hortikultura. Lembaga tersebut terletak dikaki Gunung Tangkuban Perahu, Lembang, Bandung. Dengan ketinggian 1250 diatas permukaan laut (Dpl). Dilihat dari segi geologisnya, jenis tanah dikawasan tersebut merupakan tanah andosol yang dipengaruhi oleh tipe iklim B dengan suhu rata-rata harian berkisar antara 19-24° C serta curah hujan 2.207,5 mm/tahun.

Lembaga ini didirikan pada tahun 1939 oleh Pemerintah Belanda dengan tujuan untuk mendukung dibidang Pertanian dan Perkebunan. Nama lembaga ini adalah Prust Trein sebagai Kebun Percobaan Tanaman Serta Pemberantasan Hama Penyakit (Institut Voor Plants Richten) yang berpusat di Bogor. Sejak awal, lembaga ini sudah melakukan banyak penelitian untuk meningkatkan kualitas dan kwantitas berbagai jenis tanaman. Namanya pada saat itu adalah Balai Penelitian Tehnik Pertanian (Culture Institute) yang kemudian pada tahun 1942-1945 berubah menjadi Culture Technish Institute ( Burten Norg Bogor) atau Kebun Percobaan Margahayu yang menjadi Prust Trein Margahayu.

Pada sekitar tahun 1945-1950 pemerintah sedang berada dalam keadaan vakum sehingga menyebabkan kevakuman juga terhadap lembaga ini. Kemudian pada tahun 1950-1960 lembaga ini berganti nama kembali menjadi Kebun Percobaan Margahayu yang berpusat di Pasar Minggu Jakarta Selatan dan mulai melakukan kegiatannya kembali. Pada sekitar tahun 1967-1980 lembaga ini dijadikan sebagai salah satu cabang Lembaga Penelitian Hortikultura sehingga pada tanggal 20 Maret 1981 namanya kembali berubah menjadi Lembaga Penelitian Tanaman Pangan(BPTP).

Pada tanggal 31 Juli 1982 Menteri Pertanian RI yaitu, Prof. Ir. Sudarsono Hadisaputra meresmikan BPTP menjadi Balai Penelitian Hortikultura (BPHL) di Lembang Bandung. BPHL pada saat itu terdiri dari satu Sub bagian Tata Usaha, satu Sub bagian Penelitian Hortikultura Segunung dan Kelompok Peneliti ( Kelti) disamping itu juga membawahi langsung Instalasi-instalasi Kebun Percobaan Lembang, Cikole, Pangragajian dan Margahayu Kabupaten Bandung dan kabupaten Subang. Laboratorium dan Bengkel Peralatan. Berdasarkan keputusan Menteri No. 769 Kep/OT.210/XII/ 90 pada tanggal 13 Desember 1994 Balai Penelitian Hortikultura Lembang berubah menjadi Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) yang mengalami perubahan tugas lebih khusus ditujukan untuk meneliti Tanaman Sayuran. Dan terakhir pada tahun 2002 mendapat perubahan mandat sesuai Keputusan Menteri Pertanian No.74 Kep/OT.240/I/2002, tentang organisasi dan Tata Kerja Balitsa yang terdiri dari Sub bagian Tata Usaha, Seleksi Pelayanan Teknis, Seksi Jasa Penelitian, Satu Kebun Percobaan Subang.



Lokasi BALITSA
1.      1. Letak Geografis
Balitsa terletak di Jl. Tangkuban Parahu 517 Cikole, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Secara geografis BALITSA terletak pada koordinat antara 107° 36’ 32’’ dan 107° 36’ 33’’ BT dan antara 6° 30’ 46’’ dan 6° 30’ 49’’ LS dengan ketinggian tempat 1250 m dpl.



2. Letak Topografi
Topografi dari BALITSA Lembang yaitu bergelombang dan berbukit yang merupakan bagian dari jajaran pegunungan Tangkuban Parahu. BALITSA berjarak ± 25 km dari kota Bandung ke arah utara atau ±5.5 km dari kecamatan Lembang ke arah utara timur. Disebelah timur, BALITSA dibatasi Jalan Raya Lembang menuju Subang., sebelah selatan dibatasi Desa Cibogo, sebelah Barat dibatasi perkampungan Cibedug dan sebelah utara dibatasi jalan Cikole-Cibedug. Dari Bandung ± 1 jam ke BALITSA, sedangkan dari Lembang ± 15 menit. Transportasi yang dapat digunakan adalah ojek, angkutan kota, bis dan taksi. 

Keadaan Wilayah 
Balitsa terletak pada formasi geologi QYT (Quartet Young Tuff), formasi yang terbentuk akibat letusan gunung tangkuban perahu, dengan bahan induk breksi pasir tufaan, lapili, bom, lava, berongga, kepingan-kepingan andesit, basalt, padat yang bersudut dengan banyak bongkahan-bongkahan dan pecahan-pecahan batu apung yang berasal dari gunung Tangkuban Perahu. 

Secara fisiografi Balitsa termasuk dalam zona fisiografi depresi Bandung (dimana terbentuk karena terjadinya runtuhan pada bagian tengah atau puncak pada saat terjadi pengangkatan/pelengkungan). Akibat runtuhan tersebut muncul kompleks gunung Tangkuban Perahu. 

Jenis tanah yang terdapat di Balitsa Lembang yaitu jenis tanah Andosol dengan Ph antara 5,5-7 yang berasal dari vulkanik Gunung Tabgkuban Perahu adapun cirri dari tanah tersebut berwarna hitam, lempung berdebu dan lempung dengan struktur yang lemah dengan konsistensi yang gembur.

Profil Organisasi Balitsa
Berdasarkan keputusan Menteri Pertanian No. 160/KPTS/OT.210/3/2000. Bahwa Balitsa Lembang berada di bawah garis operasional Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Hortikultura dan sejajar dengan Balai lainnya Balithi Cianjur dan Balitbu Solok.


Visi dan Misi


Didalam menjalankan tugasnya Balitsa memiliki visi dan misi antara lain:
Visi:
Menjadi/menuju Lembaga Penelitian Tanaman Sayuran Kelas Dunia dalam menciptakan, menghasilkan, dan mengembangkan IPTEK tanaman sayuran yang berorientasi kepada kebutuhan pengguna.
Misi:
1.     1. Menciptakan, menghasilkan, dan mengembangkan IPTEK strategis sayuran sesuai kebutuhan pengguna
2.     2. Mengembangkan jaringan kerjasama Nasional dan Internasional melalui pola kemitraan menuju      kemandirian Penelitian Tanaman Sayuran.
3.     3. Mengembangkan kapasitas dan publisitas serta pelayanan prima dalam penelitian sayuran.


 Tugas dan Fungsi Pokok

Adapun Tugas dan Fungsi Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) melaksanakan penelitian sayuran adalah sebagai berikut:
1.    Pelaksanaan penelitian genetika, pemuliaan, pembenihan, dan pemanfaatan plasma nutfah tanaman   sayuran.
2.      Pelaksanaan penelitian morfologi, ekologi, entomologi, dan fitopatologi tanaman sayuran.
3.      Pelaksanaan penelitian komponen sistem teknologi dan usaha agribisnis tanaman sayuran.
4.      Pemberian pelayanan teknik kegiatan penelitian tanaman sayuran.
5.      Penyiapan kerjasama, informasi dan dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil   
         penelitian tanaman sayuran.
6.      Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.

Arah dan Strategi Program Penelitian Sayuran

Adapun Arah dan Strategi Program Penelitian Sayuran Balai Penelitian Tanaman Sayuran diantaranya sebagai berikut:
1.      1. Menghasilkan teknologi efektif dan dapat diterapkan
2.      2. Berorientasi agribisnis
3.      3. Menjawab, mengantisipasi, dan menciptakan kebutuhan pengguna
4.      4. Memanfaatkan sumber daya alam secara optimal
5.      5. Memeanfaatkan peta informasi global
6.      6. Mengakomodasikan semua potensi internal untuk mengatisipasi persaingan global
7.      7. Mengembangkan jaringan kerjasama nasional dan internasional


Komoditas Prioritas

Komoditas yang prioritas di Balitsa terdiri dari:
1. Komoditas Utama, meliputi: kentang, cabai merah, bawang merah, kubis, tomat, buncis, kacang  panjang, 
    dan jamur. 
2. Komoditas Prospektif, meliputi: terung, dan mentimun 
3. Komoditas Trendsetter, meliputi: sayuran tropis asli Indonesia


Produk dan Teknologi Unggul
Adapun produk dan teknologi unggul yang terdapat di Balai Penelitian Tanaman Sayuran meliputi:
1    1. Varietas unggul sayuran yang akan dilepas ke petani, yaitu: kentang, cabai merah, buncis, tomat, mentimun   dan bawang daun.
2.     2. Teknologi Pembenihan, perbanyakan kentang bebas penyakit, teknologi produksi benih sayuran
3.     3.Teknologi Low Enviromental Input Sustainable Agriculture.
4.     4. Perangkat uji ELISA virus kentang
5.     5.Produk kering sayuran
6.     6. Analisis tanah dan tanaman
7.     7. Analisis residu pestisida
8.     8. Biopestisida untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman.
9.     9.Jasa konsultasi agribisnis